Showing posts with label ::puisiku::. Show all posts
Showing posts with label ::puisiku::. Show all posts

Friday, March 13, 2009

tangan itu...

Ketika sendiri dan sepi
temani diri dalam kesunyian
ku lihat ada cahaya senyuman disebalik kabus sepi itu
ku gapai huluran tangan itu
ku genggam dan ku hafal empunya itu

Aku bahagia
tatkala hiba dan duka melanda sukma
tangan itu tak pernah hilang dari genggaman
aku juga bahagia
kerana dalam suka dan tawa
tangan itu semakin erat dalam genggamanku

Masih segar di relung ingatan
kita bersama menyaksikan syurga dunia
impian yang kita angankan
dari semenjak aku gapai huluran tanganmu
senyum dan tawa menemani kita kemana jua

Hari ini genap setahun
genggaman yang ku pegang erat terlerai sudah
dalam keperitan dan kesakitan yang tidak tertanggung
kau hadir laksana malaikat
mengenggam erat tanganku seerat-eratnya
aku tersentak bagaikan ada keajaiban
perit dan sakit semakin hilang

Seandainya saat itu aku sedar
tidak menjadi tamak
hanya pasrah dan redha dengan takdirNya
aku tidak akan kehilangan genggaman tangan itu
rupanya keajaiban itu adalah dirimu
memberikanku penawar dengan pengorbanan

satu-satunya tangan yang selalu disampingku
dulu, kini dan selamanya
rasa genggaman itu tidak akan pernah pudar
tak akan pernah lupus dari kotak ingatan
mungkin akan berganti tapi takkan pernah sepertimu…

Thursday, February 26, 2009

kisah itu..

Kisah itu..

Matahari pulang bulan datang
Semalam Isnin hari ini Jumaat
Usahkan Jumaat
Subuh pun tak sempat

Percik bak bunga api
Sana sini kelihatan
Cantik!
Hampir terpesona dengan keindahannya
Amat memukau dan menyilau pandangan

Tapi mengapa kanak-kanak itu menangis
Tua dan muda meratap hiba
Renjisan darah disangka keringat
Rupanya percikan daging bercampur temulang

Ya Allah…
Andai diri punya semuanya
Andai mampu menghancur lumat
Para zionis itu!
Akanku kembalikan kebahagiaan
Dan sinar senyuman di wajah mereka
Ya Allah…
Bantulah kami
Menamatkan segala kisah ini…

Selamat hari raya…

Selamat hari raya…

Selamat hari raya aidil fitri!
Rasa dihati tak sabar menunggu
Walaupun aku tahu puasa pun belum…

Dia datang!
30 hari mesti penuh
Banyaknya juadah sungkai
Habiskan jangan membazir
Sembahyang sunat terawih
Jangan lupa…

Selamat hari raya aidil fitri!
Ayah
Bonda
Anakanda susun sepuluh jari
Mohon kemaafan atas segala perbuatan
Jahil mahupun alpa….

Selamat hari raya aidil fitri!
Doa pada yang Esa
Semoga kita semua selamat…

Penawar yang menyakitkan

Penawar yang menyakitkan

Sungguh,
Walau guruh mengundang hujan
Walau panas terik membahang
Meski kering air di lautan
Meski dilayur segala kekerasan
Dengan lenturan kelembutan
Kau tak mengenal erti jemu
Mengharap seberkas simpati
Menanti sinar harapan yang gemilang
Memberikanmu jawapan cinta dalam kepastian yang nyata
Menyulam kembali untaian mesra kau dan aku
Bersama menghirup embunan kasih sayang
Menyusur kembali fitrah dan sunnah

Maafkan aku,
Walau pernah pintu hatiku tersentak dengan ketukanmu
Walau pernah senyuman terbit di bibirku
Aku benar-benar pasti
Aku tak akan bisa
Melerai resah dan gundah di jiwamu
Kita tak akan pernah punya satu impian
Hanya penawar yang menyakitkan mampu kuberikan
Kerana sebelummu
Ada dia yang dulu membeli hatiku..